RONARSOFT

Sistem Informasi Rawat Kapal

Sistem Informasi Rawat Kapal atau Planned Maintenance System (PMS)

Setiap perusahaan pelayaran yang memiliki kapal, diwajibkan untuk memberikan laporan perencanaan perawatan kapal secara periodik kepada lembaga-lembaga pemerintah. ( syahbandar, BKI, dan seterusnya). Di samping itu secara operasional, tim di kapal bisa memerlukan alat bantu yang mudah untuk melakukan pencatatan pada perawatan-perawatan yang mereka lakukan baik secara berkala maupun yang insidental.

Manajemen memerlukan alat bantu untuk melakukan monitoring kepada proses yang berjalan dan melakukan analisa kepada proses yang berjalan di operasional, apakah sudah sesuai dengan perencanaan yang ada. Dengan adanya penjadwalan yang bisa diintegrasikan dengan pengadaan, maka manajemen bisa melakukan perkiraan kebutuhan kas secara lebih baik, dan juga dengan adanya perencanaan kebutuhan – kebutuhan untuk kapal, maka perusahaan bisa memilih vendor yang memberikan penawaran terbaik baik dari sisi kualitas, harga, cara bayar maupun kecepatan pelayanan. Dengan demikian besar harapan, kapal bisa terawat lebih baik dan juga memungkinkan penghematan.

Aplikasi ini akan dikembangkan dengan kemampuan adaptasi serta pengembangan kedepan sesuai rencana perusahaan, diharapkan dapat menjadi solusi dan menciptakan sistem kontrol operasional dan manajerial pengelolaan yang baik(accountable) yang pada akhirnya tercapai tujuan manajemen yang dapat mengakomodasikan kepentingan semua pihak.

Kelebihan Aplikasi ini adalah:

  1. Multi Ship
    Umumnya aplikasi PMS bersifat standalone dan hanya mendukung satu kapal saja. Sehingga aplikasi hanya bisa dijalankan di satu komputer yang ada di kapal. Aplikasi ini bisa mengakomodasi beberapa kapal sekaligus, dan juga bisa mengakomodasi jika kapal berada di banyak tempat sekaligus (misalnya kapal berada di Banyuwangi, Banten, Lombok atau di tempat yang lain), tanpa perlu membeli lisensi baru untuk setiap kapal. Hal ini membuat aplikasi PMS ini menjadi relatif lebih murah dengan aplikasi yang ada di lapangan.
  2. Platform
    Aplikasi ini menggunakan Web Based platform, sehingga aplikasinya bisa diakases dari beberapa tempat sekaligus oleh banyak users. Database menggunakan Postgresql yang powerful dan tidak menimbulkan biaya lisensi tambahan untuk menggunakannya. Aplikasi dibangun untuk bisa diinstall di atas berbagai macam Operating System
  3. Integrasi
    Aplikasi ini akan terintegrasi dengan modul-modul lain. Sehingga proses pembelian akan langsung bisa termonitor di system keuangan. Daftar equipment dan part akan disinkronisasikan dengan data barang yanga da di PMS, dan modul procurement di PMS akan diarahkan ke modul Procurement, kemudian bisa dilanjutkan dengan pembuatan PO atau lewat pembelian kas lewat uang muka. Tim procurement bisa memilih vendor-vendor terbaik dari daftar vendor yang sudah ada di modul procurement.
  4. Infrastruktur
    Aplikasi dibangun berbasis web, sehingga bisa diakses dari mana saja. Kondisi operasional bisa diamati dari mana saja lewat kantor pusat maupun dari rumah dan perjalanan. Beberapa modul akan dibangun berbasis android untuk mempermudah akses dan pengisian data.