RONARSOFT

Big Data Analytics

big-data-1-12

Big data analytics mengacu pada proses mengumpulkan, mengorganisasikan dan menganalisa sekumpulan besar data (big data) untuk mendapatkan pola-pola dan informasi yang berguna. Big data analytics tidak hanya membantu untuk memahami informasi yang terkandung di dalam data tapi juga membantu untuk mengidentifikasi data yang paling penting untuk keputusan bisnis saat ini dan masa datang. Big data analytics pada dasarnya ingin untuk menghasilkan pengetahuan (knowledge) dari hasil analisis data.

Global Digital Content created will increase some 30 times over the next ten years to 35 Zettabytes.[0]

Saat ini, Perusahaan mulai tertarik memanfaatkan nilai(value) yang terdapat di dalam data, seperti halnya memanfaatkan sistem big data yang dapat menangani data mulai dari event data (audit trail) yang berjumlah besar sampai ke data text yang berasal dari media sosial. Informasi ini sebagian besar belum dimanfaatkan sistem business intelligence yang ada saat ini, tapi organisasi mulai mengenali terdapat nilai lebih dari perluasan dan pemanfaatan secara maksimal lingkungan business intelligence dan data warehousing untuk mengintegrasikan, mengelola dan menganalisa informasi.

To increase competitiveness, 83% of CIOs have visionary plans that include Business Intelligence and Analytics.[1]

Dalam laporan yang ditulis oleh Tom Davenport (Direktur Riset IIA) setelah ia mewawancarai lebih dari 50 usaha untuk memahami bagaimana mereka menggunakan Big Data. Ia menemukan mereka mendapatkan manfaat penting sebagai berikut :

  1. Penghematan biaya, Teknologi analisis Big data seperti hadoop dan analisis berbasis cloud membawa pengurangan biaya yang signifikan dalam hal untuk menyimpan data set dalam jumlah besar, selain mereka dapat mengidentifikasi cara-cara yang lebih efisien dalam melakukan bisnis.
  2. Lebih cepat dan baik dalam pengambilan keputusan, dengan kecepatan teknologi big data seperti Hadoop dalam melakukan analisis dengan dikombinasikan dengan kemampuan untuk menganalisis berbagai macam sumber data baru, membuat bisnis mampu menganalisis informasi dengan cepat dan membuat keputusan berdasarkan hasil analisis tersebut.
  3. Melahirkan produk dan pelayanan baru, dengan kemampuan mengukur kebutuhan dan kepuasan pelanggan mendatangkan keunggulan dari bisnis untuk menciptakan produk dan layanan baru yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari pelanggan.

Dengan 3 manfaat penting tersebut akan membantu bisnis mencapai tujuan/goal utama dalam meningkatkan keuntungan demi kemajuan bisnisnya.

Saat ini, perusahaan kami sedang melakukan pekerjaan ini dengan mengolah Sumber Data awal sebesar 30 Tera Bytes dengan pertumbuhan 100 Mega Bytes setiap bulan.

Referensi:
[0] “Digital Universe Study”, IDC study sponsored by EMC, May 2010, diakses 9 April 2014
[1] “The Essential CIO.” IBM CIO study involving 3,018 CIOs spanning 71 countries